Selamat datang di Toko Online Sukses

Temukan informasi mengenai seputar toko online, tips dan trik serta strategi suksesnya. semua hanya ada di toko online sukses

Tampilkan postingan dengan label Berita Seputar Toko Online. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita Seputar Toko Online. Tampilkan semua postingan

Senin, 04 April 2011

Toko Seks Online Pertama Khusus Muslim Diluncurkan

AMSTERDAM - Situs ini tak sekedar menghadirkan 'kama sutra' atau 'kesenangan seks' belaka, melainkan menawarkan sesuatu berbeda dibandingkan situs lain sejenisnya. Inilah yang dihadirkan di Belanda, yaitu sebuah toko seks online pertama di dunia khusus untuk kalangan muslim.

Dilansir Fox News, Minggu (4/4/2010), tidak seperti situs berbau seks pada umumnya, 'El Asira', demikian nama situs tersebut, sangat jauh dari kesan 'seronok'. Sebaliknya, El Asira tampil santun namun tetap sejalan dengan fungsinya sebagai toko seks online.

Seolah ingin tegas menerapkan syariat Islam, laman homepage dibagi dua oleh sebuah garis. Fungsinya adalah memisahkan konsumen wanita dan pria yang mengakses situs tersebut. Untuk konsumen wanita, diarahkan untuk mengklik bidang di sebelah kiri garis, sementara konsumen pria mengklik bagian sebelah kanan.

Situs yang dapat dinavigasikan dalam bahasa Arab, Inggris dan Belanda itu menjual berbagai keperluan untuk kegiatan seks seperti minyak pijat, minyak pelumas, obat kuat, dan lain sebagainya.

Selain meningkatkan kenikmatan melakukan seks, berbagai layanan di situs juga diklaim mampu meningkatkan ketaatan relijius. Pemilik situs ini, Abdelaziz Aouragh menyebutkan bisnisnya mendapat sambutan cukup hangat dari konsumen.

"Kami mampu mencapai 70.000 hit dalam empat hari pertama sejak diluncurkan," kata Abdelaziz seraya menyebutkan tujuannya membuat situs ini adalah mengubah persepsi yang kerap menggambarkan Islam bermusuhan dengan wanita.

Menurutnya, citra wanita yang hanya bekerja di dapur, tunduk pada aturan, dan selalu mengenakan cadar adalah tidak benar. "Ada banyak cinta dan kasih sayang. Islam sangat menghormati kaum wanita. Toko kami menempatkan wanita sebagai pusat hal ini," tandasnya.

Amazon Tetap Luncurkan Toko Aplikasi

CALIFORNIA - Amazon rupanya tidak menghiraukan tuntutan Apple terkait penggunaan nama App Store pada toko aplikasi barunya. Jaringan toko online terbesar Amerika Serikat itu tetap kekeuh memperkenalkan toko aplikasi anyar untuk pengguna perangkat Android.

Toko aplikasi yang dikhususkan untuk penduduk AS itu sudah bisa diakses. Pada peluncurannya, Amazon menyediakan sekira 3.600 aplikasi yang siap diunduh, termasuk versi baru Angry Birds. Demikian seperti disitat PC Pro, Rabu (23/3/2011).

Amazon membebaskan pelanggan menguji game maupun aplikasi dengan menggunakan Flash di browser mereka, sebelum mengirimnya ke ponsel masing-masing.

Belum bisa dipastikan apakah AppStore Amazon bakal memperluas target mereka untuk pemilik perangkat iOS.

Beberapa waktu lalu, Apple melayangkan tuntutan hukum kepada Amazon akibat penggunaan nama App Store pada 'Amazon Appstore Developer Portal'. Pasalnya, App Store sudah identik dengan Apple, yang memang berupaya mematenkan nama tersebut.

"Kami minta agar Amazon tidak ikut menggunakan nama AppStore karena itu akan membingungkan serta menyesatkan pelanggan," demikian pernyataan juru bicara Apple Kristin Huguet.
(van)

Toko Online DVD Porno Digerebek

Metrotvnews.com, Jakarta: Mabes Polri menahan pemilik toko online yang kedapatan menjual DVD porno di Jakarta. Penangkapan besarnya setara dengan penangkapan bandar DVD porno besar di Surabaya tahun lalu.

Menurut Kepala Unit Cybercrime Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Komisaris Besar Sulistyono, pria bernama Dionisius Aditya Wijaya alias James Winata, 30, ditangkap di Semper pada Rabu pagi. Pria keturunan China itu merupakan warga Duren Sawit.

"Dia jualan DVD porno di www.tokobuahsegar.com. Sistemnya dia buka pemesanan di internet, transfernya ke BCA," ujar Sulistyono di Jakarta, Senin (21/3).

Polisi mengamankan barang bukti dari lokasi berupa satu kontainer DVD porno, lima paket siap edar, dan bukti transfer BCA. Sejauh ini, bukti baru menunjukkan transaksi penjualan dalam negeri.

Tyo menambahkan, modus kejahatan ini serupa dengan toko online DVD porno yang akhir tahu lalu digerebek penyidik Mabes Polri di Surabaya.

Johnny Indrawan Yusuf diamankan polisi karena aktivitas penjualan DVD di www.pusatxxx.com. Ia melanggar UU Pornografi dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara.(MI/RAS)

Mudahnya Belanja Online di Penjara

Belanja online (steelgateglobal.com)
VIVAnews - Kendati tubuh terkurung di penjara, narapidana kota Moskow setidaknya bisa makan cokelat dan buah kegemaran mereka lebih sering. Penjara kota Moskow kini membuka sebuah toko dalam jaringan (online) yang bisa dipesan teman dan keluarga dan langsung diantar dalam sel.

Dalam sebuah wawancara dengan kantor berita pemerintah Rusia Itar Tass, Kepala Penjara Federal Rusia di Moskow, Viktor Dezhurov mengatakan toko online penjara sangat populer sejak diperkenalkan Desember 2010. Toko online penjara menerima pesanan barang rata-rata 180 item perhari.

"Keluarga atau teman narapidana dapat mengunjungi situs kami dan memesan barang. Kami akan mengirimnya ke sel dalam waktu tiga hari," ujar Dezhurov seperti dikutip NZherald. Layanan toko online ini diluncurkan jelang peringatan 240 tahun penjara Moskow.

Selain berbagai macam produk makanan, barang jualan termasuk sembilan jenis buah segar dan berbagai jenis keju. Adapula salinan Alkitab, Quran bagi narapidana dalam ruang isolasi. Toko juga menyediakan 21 jenis rokok, tetapi menurut situs, tak menjual minuman beralkohol.

Dalam situsnya, toko online penjara mengklaim pemesanan via dunia maya akan menghemat waktu dan uang. Setiap tahun, sekitar 30 ribu narapidana mendekam di penjara Moskow. Setelah keberhasilan ini, pemerintah federal Rusia berencana memperluas toko online di seluruh penjara Rusia

Toko Online Raup Berkah Ajang AFF

ilustrasi
KOMPAS.com - Prestasi tim merah putih di ajang Piala AFF menular ke toko online yang menjual pernak-pernik tim nasional yang ditukangi Alfred Riedl. Penjualan mereka selama bulan ini melonjak hingga 30 persen ketimbang bulan lalu. Selain kaos tim nasional bergambar burung garuda di dada, pembeli juga banyak memesan jaket, syal, sarung tangan, dan sepatu bola.
Gemerlap Piala AFF 2010 yang diikuti delapan negara Asia Tenggara menghipnotis hampir seluruh penduduk Indonesia. Pasalnya, tim merah putih yang dimotori dua pemain naturalisasi Irfaan Bachdim dan Cristian Gonzales tampil gemilang tak terkalahkan dan menembus babak semifinal.
Minat masyarakat kita menonton penampilan tim nasional besutan Alfred Riedl menggila. Terutama yang ingin menyaksikan langsung di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, yang berkapasitas 80.000 orang.
Tentu, tak lengkap menonton tanpa menggunakan atribut tim nasional, terutama kaos. Kalau sudah begini, pedagang pernak pernik yang berkaitan dengan tim garuda senang bukan kepalang. Sebab, mereka untung besar. Termasuk para penjual yang menjajakan jersey tim merah putih melalui internet.
Pramudita Aulia, pemilik KaosBola.com, misalnya. Sejak perhelatan Piala AFF awal Desember lalu, ia mampu menjual minimal lima set kaos dan jaket berbau tim nasional. "Animo masyarakat untuk membeli kaos dan jaket meningkat dibandingkan dengan bulan-bulan biasa yang paling banyak laku cuma dua pieces per bulan," katanya.
Ia melego kaos tim nasional mulai dari Rp 35.000 hingga Rp 40.000 per potong dan celana Rp 33.000 per pieces. Adapun untuk jaket, ia membanderol dengan harga Rp 50.000 sampai Rp 75.000.
Jualan pernak-pernik tim nasional toko online Munyie.com juga laris manis. Yofita, costumer service Munyie.com, menceritakan bahwa selain kaos dan jaket, sarung tangan, sepatu, bola, hingga boneka berbentuk replika pemain tim merah putih juga ikutan laku keras. "Desember ini, pesanan pernak-pernik tim nasional naik 30 persen," katanya. Padahal, empat bulan sebelumnya, penjualan Munyie.com adem ayem.
Menurut Yofita, pembeli yang masuk ke tokonya di dunia maya tidak hanya datang dari kalangan perorangan, tapi juga banyak dari kelompok tertentu yang membeli dalam jumlah besar. "Yang paling banyak datang terutama pesanan kaos tim nasional, sarung tangan, syal, dan sepatu bola," ungkapnya.
Setiap harinya, Munyie.com bisa menjual 10 kaos tim nasional dengan logo burung garuda di dada dan 15 sarung tangan. Sementara, sepatu bola, sejak awal Desember hingga pertengahan Desember, telah laku terjual sebanyak 86 pasang.
Yofita menuturkan, meski mengalami lonjakan pesanan, toko onlinenya tidak serta merta menaikkan harga jual produknya. Sebab, persaingan antarpenjual jersey tim nasional di dunia maya juga cukup ketat pascaprestasi Markus Horison dan kawan-kawan di ajang Piala AFF yang moncer.
Munyie.com menjual kaos tim nasioanl dengan harga mulai Rp 95.000 hingga Rp 100.000 per potong. Lalu, celana dan sarung tangan dengan berbagai ukuran dilego mulai Rp 100.000 per buah. Sedang sepatu bola berkisar Rp 300.000 sampai Rp 450.000 per pasang. Adapun, boneka dihargai Rp 100.000-Rp 150.000.
Memang, penjualan di toko online semacam KaosBola.com dan Munyie.com mengalami peningkatan cukup besar. Tetapi, dibandingkan dengan pedagang kaos dadakan di seputaran Stadion Gelora Bung Karno, penjualan mereka terbilang masih kalah banyak.
Tengok saja Dadang, penjual kaos yang mangkal di Pintu Timur, Gelora Bung Karno. Ia bisa menjual lebih dari 100 kaos tim nasional pada laga semifinal leg pertama, Kamis (16/12/2010) lalu, ketika Indonesia menghadapi Filipina. "Lumayan, dapat Rp 5 juta," katanya girang. Dadang menjajakan kaosnya seharga Rp 50.000.
Meski begitu, Yofita tidak mau toko online-nya disejajarkan dengan para pedagang di pinggir jalan. Soalnya, pangsa pasar yang disasar jelas berbeda. "Kami hadir sebagai alternatif bagi para pembeli yang tidak punya waktu untuk berbelanja langsung," ujar dia.
Yofita menegaskan, kualitas produk yang dijual Munyie.com juga boleh diadu dengan barang di toko-toko usat perbelanjaan maupun toko online lainnya. "Kami berani menjamin, produk yang kami jual berkualitas. Bisa dilihat dari bahan baku dan tingkat keawetannya" tegasnya.

Arsip : Jumat, 31 Desember 2010 / Kompas

Multiply Akan Manjakan Pemilik Toko Online

JAKARTA, KOMPAS.com - Bergembiralah buat para pemilik toko online yang selama ini telah menggunakan Multiply untuk membuka gerai penjualannya. Bagi yang belum, Multiply mungkin bakal menjadi pilihan lebih menarik dalam waktu dekat.
Hal ini karena Multiply bakal memanjakan para penggunanya dengan fitur dan layanan yang sesuai kebutuhan berjualan secara online. Multiply pun telah menegaskan diri bukan lagi sekadar situs untuk berbagi artikel, foto, dan video, tapi memang tempat berjualan online.
"Kami sekarang menegaskan diri sebagai penyedia layanan platform e-commerce. Kami akan tetap menyediakan fitur-fitur yang sudah ada seperti untuk ngeblog, tapi kami akan fokus pada pengembangan layanan e-commerce untuk pengguna," jelas Peter Pezaris, pendiri dan CEO Multiply dalam perbincangan dengan media di Jakarta, Jumat (25/2/2011).
Ia mengatakan dalam waktu dekat Multiply akan mulai menambah fitur-fitur yang mempermudah para penjual untuk berdagang secara online. Saat ini sudah ada layanan marketplace tempat memajang barang dagangan. Nantinya, bakal ada fitur pembayaran transaksi online. Peter Pezaris masih enggan mengungkap seperti apa layanan tersebut, namun berjanji akan membuat pemilik toko lebih nyaman menggunakan Multiply sebagai toko online-nya.
Tidak hanya itu, pengguna di Indonesia juga bakal lebih dimanjakan lagi karena kini Multiply telah membuka kantor perwakilannya di Indonesia. Dipimpin Daniel Tumiwa sebagai Country Manager Multiply Indonesia akan membantu para pengguna Multiply memanfaatkan layanan tersebut sesuai kebutuhan di Indonesia.
"Kami akan mengumumkan sesuatu yang belum pernah dilakukan orang lain. Shopping with social. Ini akan menjadi hal yang menarik berbelanja sambil bersosialisasi," kata Daniel Tumiwa. Ia mengatakan, orang bisa mempromosikan produknya di mana saja, namun toko onlinenya bakal tetap di Multiply.
Salah satu kelebihan Multiply untuk membuka toko online, menurut Daniel, salah satunya adalah tampilan yang sesuai. Fitur album foto yang memungkinkan pengguna menampilkan foto dalam resolusi tinggi termasuk yang juga mendukung kegiatan jual beli online yang umumnya membutuhkan bukti barang yang dijual. Ke depan, kata Daniel, fitur-fitur social media dan komunikasi bakal ditambahkan di Multiply.

Belanja Kosmetik Online Lebih Memudahkan

KOMPAS.com - Kosmetik dekoratif dan perawatan tubuh selalu ada dalam daftar kebutuhan rutin bulanan perempuan. Kebutuhan wajib ini selalu dibeli rutin setiap bulan di berbagai jenis pertokoan. Kini, pengguna kosmetik tak harus antri di toko konvensional, atau berpindah dari satu toko ke toko lain untuk mencari kebutuhan perawatan tubuh. Pasalnya, portal belanja online khusus kosmetika memberikan solusi belanja yang praktis dan memudahkan.
Mustika Ratu dengan berbagai produk kecantikannya melirik model belanja kosmetika online ini. Presiden Direktur PT Mustika Ratu, Puteri Kuswisnuwardhani, mengatakan bahwa belanja kosmetik online memberikan solusi dari kesulitan konsumen dalam mencari dan membeli produk yang dibutuhkan. Perusahaan jamu dan kosmetika ini menggandeng penyedia jasa e-commerce PT Izumiya International dalam mengoperasionalkan toko online KosmetikCantik.com.
"Ketersediaan produk di toko konvensional pada waktu tertentu bisa terbatas, sehingga apa yang dibutuhkan konsumen tidak didapatkan di toko. Dengan belanja online, konsumen bisa membeli produk apa saja, kapan saja, dan di mana saja," jelas Putri, usai peluncuran KosmetikCantik.com di Taman Sari Royal Heritage Spa, Jakarta, Kamis (31/3/2011) lalu.
Belanja online, menurut Putri, tak hanya memudahkan pengguna namun juga perusahaan dalam menjual produk yang tepat sasaran.
"Produk Puteri dari Mustika Ratu menyasar anak remaja. Kini remaja akrab dengan internet dan jejaring sosial. Jadi toko online ini akan lebih mudah masuk dalam dunia mereka," lanjutnya.
Meski begitu, sejak tiga bulan beroperasi toko online ini lebih banyak menggaet kaum ibu dalam berbelanja. Jumlah pengunjung toko ini rata-rata mencapai 500-700 visitor per bulannya. Survei Nielsen Global menunjukkan bahwa penggunaan layanan belanja online di Indonesia meningkat tiga tahun terakhir. Sekitar 51 persen populasi pengguna internet mengaku pernah belanja online. Data ini semakin menguatkan Puteri untuk fokus mengembangkan toko online secara terpisah di bawah manajemen profesional.
"Pemisahan toko online dari website Mustika Ratu lebih karena ingin fokus dalam pengembangan belanja kosmetik online yang butuh penanganan khusus," jelasnya.
Ditambah lagi, kini masyarakat semakin percaya dengan konsep belanja online. "Umumnya konsumen tak bermasalah belanja online untuk kebutuhan rutin yang sifatnya pengulangan. Meski begitu konsep ini juga bisa menyasar mereka yang senang bereksperimen, mencoba kosmetik warna. Bagi sebagian orang yang merasa perlu mencoba sebelum membeli kosmetik warna, seperti eyeshadow atau lipstik, boleh jadi belanja online belum menjadi pilihan. Namun untuk produk yang memang sudah dikenalnya, ia akan terbantu dengan sistem online. Termasuk untuk belanja produk perawatan seperti body lotion atau jamu," ungkap Puteri.
Toko kosmetik online lebih memudahkan karena selain bisa leluasa memilih produk dari gambar melalui akses internet, pengiriman langsung ke alamat pembeli juga meringankan. Mustika Ratu bekerjasama dengan penyedia layanan kurir, JNE, untuk menjangkau pembeli di seluruh Indonesia. Pengiriman di Jakarta membutuhkan waktu satu hari, dan bebas biaya antar dengan minimum belanja Rp 100.000 untuk Jabodetabek. Sedangkan pengiriman di luar daerah butuh waktu 2-5 hari kerja.
"Pembeli produk kosmetik melalui toko online ini 70 persennya berasal dari luar Jakarta. Kebanyakan di pulau Jawa, beberapa di Sumatera, bahkan Papua," kata Dermawan Tedja, Chief Operating Officer Izumiya kepada Kompas Female.
Toko online Mustika Ratu juga dipersiapkan matang dengan menggandeng Finnet, perusahaan payment gateway untuk mengurus sistem pembayaran online. Maklum, faktor keamanan masih menjadi pertimbangan pembeli dalam belanja online, terutama bagi pengguna kartu kredit.

Minggu, 03 April 2011

Orang Indonesia Doyan Belanja Online, Tapi dari Situs Asing

gambar hanya ilustrasi
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Masyarakat Indonesia yang biasa menggunakan sarana situs untuk berbelanja guna memenuhi kebutuhan mereka ternyata masih lebih menyukai atau lebih memanfaatkan situs-situs asing daripada situs di Indonesia sendiri.
Kecintaan pada perjalanan dan dunia fashion mendorong pengguna internet di Indonesia untuk memenuhi keinginannya di situs-situs asing, demikian hasil Visa e-commerce Consumer Monitor Tahun 2010.
Country Manager Indonesia Visa, Ellyana Fuad, mengatakan, berdasarkan Visa e-commerce Consumer Monitor Tahun 2010, dari 508 responden Indonesia pada kuartal ketiga lebih dari tiga perempat (76 persen) responden telah melakukan pembelanjaan online pada 12 bulan terakhir ini .
Ellyana Fuad menjelaskan hampir separuh dari responden tersebut melakukan pembelanjaan di situs asing dengan pembelanjaan utama yaitu tiket pesawat (21 persen), pakaian dan sepatu (20 persen ) sebagai jenis barang terfavorit diikuti dengan pembelanjaan musik (18 persen ), lelang online (16 persen ) dan buku (13 persen).
Sebanyak 78 persen dari mereka, menurut Ellyana Fuad, yang telah belanja di situs asing memberikan alasan, berbelanja di situs tersebut disebabkan produk dan layanan yang diinginkan tidak tersedia di situs lokal.
Sementara 42 persen mengatakan mereka merasa situs asing memberikan lebih banyak pilihan barang. Kemudian , 23 persen responden juga mengatakan harga barang di situs asing lebih murah. Menurut dia, hasil survei jelas menunjukkan bahwa pengguna internet merasa nyaman untuk melakukan belanja secara online baik di situs lokal maupun situs asing.
Dengan makin meluasnya penggunaan internet di Indonesia, maka diperkirakan makin banyak orang Indonesia yang berbelanja di situs asing. "Kami menyadari bahwa keamanan dalam pembayaran merupakan faktor penting dalam melakukan transaksi online," tuturnya.
Ellyana menegaskan, Visa menyediakan keamanan berlapis bagi para pemegang kartunya dengan "Verified by Visa" dan layanan satu kali password. Konsumen Indonesia dapat melakukan pembelanjaan online dengan kartu Visa mereka dan merasa yakin bahwa data mereka diproses secara aman.

Sabtu, 02 April 2011

Google Bangun Toko Online

CALIFORNIA – Menjamurnya toko online yang digagas oleh beberapa vendor ponsel membuat Google tergerak juga untuk membuat layanan sejenis. Ya, raksasa software tersebut dikabarkan akan mendirikan toko online sendiri.
Menurut sumber Wall Street Journal, yang okezone kutip, Selasa (2/2/2010), Google dikabarkan akan memulai proyek ini pada pertengahan Maret tahun ini dengan menggandeng pengembang pihak ketiga untuk bersama-sama mewujudkannya. Berbeda dengan Android Market, yang lebih ditujukan untuk aplikasi sistem operasinya, toko aplikasi Google difokuskan kepada pengguna Gmail dan Google Docs untuk membeli fitur add-ons di layanan mereka.
“Solusi Google Marketplace ini sangat mudah digunakan untuk konsumen agar bisa dihubungkan dengan produk ekosistem dan layanan profesional. Saat ini kami tengah bekerja dengan mitra untuk memberikan solusi yang lain bagi pebisnis,” tulis juru bicara Google.
Google mengharapkan, toko ini menjadi lahan yang baru bagi pengembang ketiga Google dalam memasarkan aplikasinya. Walaupun tidak diketahui beberapa bagi hasil yang akan diberikan. Sebagai gambaran, Apple dengan pengembangnya menyepakati bagi hasil 70 untuk si pembuat, dan 30 persen untuk Apple.
Sayangnya, belum ada spesifikasi yang lebih jelas mengenai toko Google online ini, yang nampaknya akan didominasi untuk layanan Google yang bersifat enterprise. Termasuk, diantaranya tanggal kepastian peluncuran toko ini.

Source: Okezone – Techno

Opera Mini Jualan di Toko Online Blackberry

OSLO – Toko aplikasi online Blackberry, App World, bakal kedatangan tamu baru di katalog browsernya. Sebab, produk browser milik Opera Software yang berjalan di ponsel, yaitu Opera Mini dipastikan akan nongol di App World.
“Ya, Opera Mini akan muncul di App World paling cepat pada kuartal ini,” tegas Manager of Business Development Opera Software Philip Gronvold, seperti dikutip dari Techcrunch, Rabu (3/2/2010).
Kehadiran Opera Mini ini tentunya menambah solusi alternatif bagi pengguna ponsel ceras besutan RIM tersebut untuk mendapatkan mesin penjelajah internet di perangkat genggamnya. RIM sendiri tidak takut dengan kehadiran Opera Mini di toko aplikasi onlinenya.
RIM yang saat ini bersaing ketat dengan Apple, tidak merasa tersaingi mengenai kedatangan Opera Mini itu. Karena seperti diketahui, Blackberry pun mempunyai browser yang tak kalah cepatnya mengompres situs. Bahkan, RIM mempersilahkan Opera merilis API untuk platform Blackberry.
Selama ini memang Opera Mini mencengkram kuat di pasar ponsel yang ‘hanya’ berbasis Java. Beberapa negara pun menjadi pengguna browser asal Norwegia tersebut. Salah satunya Indonesia, yang menempati posisi kedua pengguna terbanyak setelah Rusia.

Arsip : February 3, 2010 at 09:10 Okezone – Techno

Baidu Tutup Toko Online Youa

Toko online e-commerce Youa milik Baidu Inc. 
(Antara News/www.youa.baidu.com)
Ini tidak harus dilihat bahwa Baidu menarik diri dari adegan e-commercePenutupan itu akan berpengaruh pada Mei dan pedagang yang ada akan dimigrasikan ke Rakuten China dan Yaodian100, kata Baidu dalam satu pernyataan sebagaimana dilaporkan oleh Reuters.
“Ini tidak harus dilihat bahwa Baidu menarik diri dari adegan e-commerce. Pada kenyataannya, kita sedang dalam penelitian dan pengembangan sebuah produk baru ber-platform e-commerce yang akan lebih sesuai dengan pengguna,” kata juru bicara Baidu.
Penutupan Youa, yang Baidu dirikan untuk menyaingi laman belanja online populer milik Alibaba, Taobao, akan menguatkan posisi Taobao sebagai pemimpin bisnis e-commerce di China.
Youa gagal menggaet mayoritas pengguna online yang lebih suka menggunakan Taobao untuk membeli dan menjual barang secara online. Berdasarkan nilai kotor perdagangan, Taobao menguasai lebih dari 70 persen pasar e-commerce China.
China merupakan pasar Internet terbesar dunia dengan 450 juta pengguna. Perdagangan via Web telah meningkat di China dalam beberapa tahun terakhir ketika para pembeli beralih ke Internet untuk penawaran lebih baik dari pemasok yang bisa diandalkan dan harga yang terjangkau.
Rakuten China adalah perusahaan patungan antara Baidu dan pengecer online terbesar Jepang, Rakuten Inc.